Contact : 081997935872 (Watshap) I Email : indraalsasak@gmail.com

Startup digital dengan menawarkan konsep Donasi melalui Mesin Pencari (GEEVV)

Startup digital dengan menawarkan konsep Donasi melalui Mesin Pencari (GEEVV)

Tentu kalian semua sudah pada tahu kan kalau saya bilang Mesin Pencari (Search Engine) Raksasa yang sangat terkenal dan membuat orang tidak bisa lepas dari cengkramannya. Yup, itulah Google Inc sebuah perusahan yang berdiri sebagai mesin pencari yang sekarang kita tahu sendiri Goolge sudah berkembang bukan hannya sebagai Mesin Pencari tetapi sampai semua lini sekarang sudah di jalar oleh Perusahaan Raksasa itu.

Dan tahukah Anda bahwa, potensi keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan Google dari jasa mesin pencari online miliknya bisa mencapai 498 triliun setiap bulannya! Angka ini tentu sangat fantastis, terutama jika disandingkan dengan kondisi ekonomi negara Indonesia yang sangat membutuhkan pembenahan.

Mengapa harus disandingkan? Karena ternyata, para pengguna online yang ada di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia dalam hal akses mesin pencari online. Pertanyaannya adalah, apakah sebenarnya kita tidak bisa mengembangkan konsep mesin pencari online sendiri?

Tantangan inilah yang coba dijawab oleh sebuah startup yang bernama Geevv. Didirikan oleh seorang mahasiswa Universitas Indonesia, Azka A. Silmi dan co founder Andika Deni Prasetya, mereka berdua mencoba untuk menggali potensi mesin mencari online lokal yang tidak hanya digunakan untuk mencari informasi, namun juga mampu menjadi ajang berdonasi.

Perjalanan Startup Geevv

Pada awalnya Azka yang merupakan pendiri dari startup Geevv, sangat tertarik dengan dunia sosial dan kerelawanan ketika masih aktif menjadi mahasiswa di Universitas Indonesia. Dari situ ia mulai aktif di sebuah komunitas sosial bernama Komunitas Ciliwung Depok, yang ternyata banyak memberikan inspirasi Azka tentang bagaimana menyalurkan bantuan kepada mereka yang memerlukan dengan cara yang lebih efektif serta kreatif.

Dari situ, Azka mulai berpikir sebuah konsep baru media mesin pencari online yang nantinya tidak hanya dapat digunakan untuk mencari informasi namun juga merupakan wadah bagi para netizen Indonesia melakukan donasi bahkan hanya lewat aktivitas browsing. Bersama sang co founder Andika Deni Prasetya, akhirnya pada bulan Agustus 2016 lalu resmi berdiri sebuah startup digital yang diberi nama Geevv.

Seperti Apa Sistem Kerja Geevv?

Mendengar konsep browsing yang dikombinasikan dengan donasi secara online, tentu banyak yang mempertanyakan seperti apakah sistem yang coba dihadirkan oleh startup Geevv. Sebenarnya cukup sederhana, nantinya para pengguna yang dalam hal ini pengakses situs Geevv.com, bisa langsung menggunakan layanan mesin pencari tersebut untuk mencari informasi apa saja yang diperlukan.

Ketika pengguna melakukan pencarian, akan muncul sejumlah iklan pada laman hasil pencarian. Iklan itulah yang nantinya akan menyumbang donasi dalam jumlah tertentu jika pengguna mengklik iklan tersebut. Semakin banyak dan semakin sering pengguna memanfaatkan Geevv sebagai alternatif mesin pencari online, maka semakin besar pula potensi donasi yang bisa didapatkan oleh pengelola Geevv.

Ketika nantinya hasil pendapatan periklanan dari brand ataupun bisnis tertentu masuk pada kas pengelola, maka dana tersebut akan diteruskan kepada mitra program sosial lain yang akan memanfaatkan dana untuk berbagai keperluan seperti dalam bidang pendidikan, kesehatan, bantuan bencana alam, serta keperluan donasi sosial lain.

Dalam keterangannya founder Geevv Azka A, Silmi menyebut bahwa target yang ingin diraih startup ini yakni sekitar 2% market share search engine yang ada di Indonesia dalam jangka waktu 2 tahun. Seperti diketahui bahwa, untuk penggunaan mesin pencari online, Google masih menjadi yang nomor satu di Indonesia dengan penguasaan mayoritas market share.

Namun dirinya yakin bahwa potensi untuk mengembangkan sebuah mesin pencari online berbasis lokal tetaplah sangat besar. Mengambil contoh beberapa negara  yang telah berhasil mengembangkan teknologi serupa, antara lain China  dengan mesin pencari Baidu, Jepang yang memiliki mesin pencari Goo, bahkan negara berkembang sekelas Vietnam  juga sudah mempunyai mesin pencari lokal bernama CocCoc yang nyatanya mendapat dukungan penuh dari pihak pemerintah.

Tujuannya tentu selain untuk keperluan korporat, ada keinginan besar untuk memajukan teknologi di negeri sendiri. Dan jika semua netizen di Indonesia bersatu, bukan tidak mungkin tujuan tersebut dapat dicapai. Mari dukung teknologi dalam negeri!

Written by Indra Al-Sasak

Muhammad Lutfi Indrawan (CEO & Founder IT Sasak) Merupakan Putra Indonesia dari Pulau yang disebut Pulau Cabe NTB. Saat ini sedang menyelesaikan Studi S2 Informatika Medis di Kampus tertua di daerah Istimewa Yogyakarta (Universitas Islam Indonesia) Website: http://www.itsasak.id

0 comments

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *